|
| ||
| |||
| |||
| |||
Sunday, March 25, 2007
YAMAHA F1Z ’98 SALATIGA
MENJAGA RPM VEGA
Vega mendarat di bumi. Yang dimaksud Yamaha Vega. Toh, sesampainya di aspal, performa Vega standar kurang enak. Saat menanjak, Vega sering lelet melibas tanjakan. Tidak seperti predikatnya kuda besi luar angkasa.
Supaya mahluk luar angkasa lain nggak marah, masalah itu bisa diperbaiki. Tidak perlu penggantian komponen. Modal ngebongkar pun pakai tool-kit standar bawaan Vega. ?Trik ini sering dipakai anak muda yang punya Vega. Jangan takut bensin boros,? saran Ramdhani, kepala mekanik Yamaha Center (YC), Jakarta.
Coba pangkas pipa di boks filter udara sebagai pengarah udara ke karburator. Sebab, ?Pipa itu terlalu tinggi. Pasokan udara ke karbu terhalang. Makanya campuran udaranya kurang homogen dengan bensin,? beber Arifin, mekanik YC.
Akh, kebanyakan teori. Mendingan langsung kerja. Iye, tapi siapkan dulu tool-kit standar. Ambil obeng plus buat buka cover. Jangan lupa, urutan bukan covernya, agar mudah memasangnya kembali.
Terus buka boks filter dengan obeng kembang
Nah, di situ ada pipa boks penyaring udara dari karet. Bisa langsung dipotong. Tapi lepas dulu dari klem karburator. Dipapasnya pakai cutter atau pisau tumpul
Potong aja 2 cm diukur dari bibir atas pipa. Jangan khawatir, ini sudah dites lho,? promosi Arifin yang bermarkas di bilangan Matraman, Jakarta Timur.
Selesai pemangkasan pipa, tinggal melakukan tahap kedua. Pindahkan posisi klip jarum skep pada ulir ke-4. Jadinya, bahan bakar ngocor lebih banyak dibanding posisi standar. Ini mengimbangi pasokan udara akibat pemotongan pipa.
Oce deh, bongkar karbu. Paling enak lepas dulu slang bensin. Lepas juga baut pengikat intake-manifold dengan obeng kembang. Trus kebut kepala karburator dengan obeng plus
Lanjut, copot jarum skep. Pindahkan posisi klip
Selesai deh. Pasang lagi dengan urutan yang benar. Tinggal setel udara. Caranya, tinggikan putaran mesin sekitar 4.000 rpm. Putar mentok ke kanan sekrup udara. Lalu, putar lagi ke kiri. Patokannya 1,5 putaran dan cari lewat rpm setelan pas. Berhenti pas rpm naik dengan tajam dan berakhir dengan rata atau langsam.
Saturday, March 24, 2007
TEAM MOTOR TUNEUP
| ||||||||
| ||||||||
VARIATION
| ||
| ||
| ||
|
OTOKLINIK
Keunggulan Kopling House Kharisma
1. Benar nggak kalau Honda Karisma perangkat koplingnya lebih bagus. Bisa nggak diaplikasi di Suzuki Shogun buat road race ?
2. Kenapa sih setiap di standar tengah, stang kemudi rasanya muntir ? Normal nggak, kalau nggak normal apa yang perlu diganti ?
Hadi Kurniawan
Jl. Banda 30, Gading Rejo,
Pasuruan
1. Benar juga tuh, jari-jari rumah kopling Karisma paling banyak di antara motor bebek pada umumnya. Selain itu jumlah pegas kopling standarnya, enam biji melebihi jumlah pegas kopling motor bebek lainnya. Wah pasti makin maksimal, menjepit kampas kopling dengan plat kopling. Kalau rumah koplingnya saja yang diaplikasi ke gigi skunder Shogun bisa diakali, toh pemasangannya saja memakai sistem kelingan almu. So, mesti dibawa ke tukang bubut.
2. Nah banyak konsumen yang tertipu masalah itu, pas di standar tengah stang kemudi rasanya mau patah nggak konstan pada dudukannya. Tapi nggak terlalu banyak kok perubahan yang dihasilkan. Cuman rasanya saja seperti ada perpindahan posisi stang kemudi kayak mau terlepas dari dudukannya. Hal itu diakibatkan kontruksi penempatan stang kemudi Karisma yang memakai rubber main step mounting. Fungsinya untuk meredam gonjangang yang diterima oleh jalan nggak rata, sehingga tangan nggak mudah capek.
Bingung Modifikasi Ulung
Aku punya motor Honda C-70, pingin modifikasi tapi janji difoto ya !
1. Apa ada foot step underbone khusus Honda C-70 ?
2. Berapa sih harga ban depan Ninja lengkap (tromol, kaliper dan cakram) ? dimana bisa membelinya ?
3. Sok depan apa yang cocok ?
4. Apa ada tachometer khusus buat motor C-70 ? dimana bisa membelinya dan berapa harganya ?
5. Dimana bisa membeli speedometer Yamaha Jupiter ?
6. Knalpot racing apa yang cocok diaplikasikan ke Honda C-70 ?
Ardi. N.W
Jl. Kutisari Indah Selatan V/39
Surabaya
1. Sebenarnya nggak ada sih, tapi kalau kreatif dikit. Foot step underbone yang dipakai Yamaha F1Z-R dan RG-Sport (Suzuki Satria), bisa kok diembat kemudian dimodifikasi. Ah gampang banget kok, tinggal menyesuaikan panjang tuas-tuas penghubungnya saja. Tapi pantas nggak sih kalai C-70 foot stepnya diganti model underbone ?
2. Kalau tromol dan cakram Kawasaki Ninja 600 ribu. Biar hemat kaliper dan master bisa cari milik Supra atau F1Z-R, harganya kisaran Rp. 700 ribu. Bengkel resmi atau biasa banyak menjualnya, termasuk speed shop. Lebih murah lagi bisa cari di loak Dupak. Untuk pemasangan kaliper gunakan bantuan adaptor yang lebih besar, sesuai dengan diameter cakram Ninja.
3. Mengingat suspensi depan C-70 model lengan ayun dengan bantuan sokbeker, mesti dilengserkan terlebih dulu. Ganti dengan sokbeker Supra-X yang sudah ada dudukan kalipernya, sekalian segitiganya pakai Supra-X.
4. Kalau perangkat pengapiannya masih mengandalkan platina, tentu saja nggak bisa. Tachometer yang dijual di speed shop cara kerjanya dirangkaikan dengan CDI.
5. Datang langsung ke dealer resmi Yamaha, namun untuk memastikan mana yang murah. Terlebih dulu lakukan survey ke 3 atau 4 bengkel yang menjualnya.
6. Kalau melihat dari kapasitas mesinnya, mending cari knalpot model free flow, namun panjangnya kalau bisa jangan melebihi as roda belakang. Bisa-bisa tarikan tambah berat.
Apa Sih Efek Lepas Boks Filter ?
1. Apa perbedaan Yamaha Jupiter dengan Jupiter-Z ?
2. Kalau dilihat kapasitas mesinnya Jupiter biasa, bisa nggak kapasitas mesinnya dinaikkan seperti Jupiter-Z ? dan caranya gimana ?
3. Perangkat pengapian sama atau lain, dan kalau kapasitas mesin sudah dinaikkan apa perlu diganti ?
Edi
Jl Gedang mas II, B-18,
Gedangan Permai Sektor 9,
Solo Baru.
1. Jupiter Jupiter Z
Volume silinder 101.8 cm 110.3 cm
Diameter x Langkah 49x54 51x54
Perbandingan kompresi 9 9.3
Pembatas putaran mesin tak ada ada (10700 rpm)
Sirip blok silinder Horizontal Vertikal
Karbu Mikuni VM-16 VM-17
Noken as Lebih tinggi ` 0,5 mm
Rantai camrat Konvensional Silent
Jumlah spul 8 12
Kecanggihan tekhnologi sistem pendingin piston, sama dengan tekhnologi yang diaplikasi Yamaha YZF-R1. Terdapat nozle berhubungan dengan pompa oli, yang nantinya akan menyemprotkan oli ke area kerja piston sesuai putaran mesin. Alhasil pendinginan dibagain komponen tersebut dihasilkan sangat baik.
2. Bisa saja, tapi piston kudu diganti milik Jupiter-Z. Dari diameternya saja kan beda, kalau Jupiter 49 mm dan Jupiter-Z 51 mm. Untuk blok silindernya meski bekerja sama dengan tukang bubut untuk di colter sesuai diameter piston Jupiter-Z. Dengan naiknya kapsasitas mesin, ruang bakar mesti diatur ulang sesuai kebutuhan. Paling penting atap piston jangan sampai nenggor katup, bahaya.
3. Kalau niat mengganti perangkat pengapian Jupiter-Z harus diganti secara keseluruhan. Pasalnya dari jumlah spulnya saja beda, kalau Jupiter ada 8 sedangkan Jupiter-Z jumlah spulnya 12. Tapi kalau kapasitas mesin sudah naik, namun perangkat pengapian nggak diganti nggak masalah kok.
OTOMODIFY
YAMAHA F1ZR Th. 1997-SURABAYA
The Best Racing Look
Kental nuansa drag. Begitu kesan pertama yang muncul saat melototin
Yamaha F1ZRlansiran th. 1997 ini. Gelar the best racing look saat
otomodify contest II berhasil diboyong kudabesi bernopol L 5240 RQ ini.
"Ubahan frame buritan menjadi prioritas garapan," tukas Iwan Yunanto yang gabung klub GRC (Generatiom Racing Club) Surabaya. Sudah jadi tradisi dunia balap lempeng identik dengan upaya memperingan bobot. So, bertujuan mengejar akselerasi responsif mesin, frame dudukan jok bawaan pabrik harus direformasi. Kedua frame bulat disunat langsung dari centerbone. Dibikin ulang dari besi kotak dengan konstruksi seperti siku. Lantas ditambahin subframe lagi buat penyangga jok. Bahannya dicomot dari bekas pijakan kaki skateboard. Akibat ubahan rangka pendek tadi, tangki bensin jadi korban empuk. Tangki pindah ke bagian depan diatas rangka tengah. Desainnya mirip tabung gas dengan kapasitas bahan bakar dua liter. Peralatan seputar sokbreker-pun ikutan modif. Pilihan jatuh ke monosok gambot kepunyaan Hijet 1000. Pangkon dudukan dibikin model huruf U dan di posisikan agak tegak sekitar 15 derajat saja. Sedang duet velg almu Rossi R 17 kelir emas dibalut ban depan michelin 200-17 dan belakang 225-17. Perangkat pengereman diubah disc cakram gede menggunakan Kawasaki KRR Thailand. Master plus kaliper standar pabrik disupport kampas rem Daytona dan kabel rem Kitaco yang diklaim lebih tahan panas. Handel rem dan kopling diganti dengan Turbo SE bareng grip gas label Tanabe Racing. Makin kental dunia drag, setang jepit variasi diturunkan 15 cm agar pengendara bisa lebih merunduk saat di trek lurus. "Nggak ketinggalan stabilizer setang ikut nemplok," timpal Iwan. :: Ogy | ||
|
|
| |
| Soal warna desain airbrushnya di garap Herry Collection. Sapuan corak grafish sengaja dimodif nggak terlalu ramai. Kesan racing terlihat kental setelah dek tengah disapu corak bendera start. Motif grafis dirasa kurang lengkap, batok depan dan spatbor turut di brush makin marak. Tangki bahan bakar lengser," Sengaja kupasang aquarium buat terkesan unik," ujar Ronny warga Jl. Bratang Gede III/38B ini. Body sudah keren kaki-kaki juga modif arek gaul Surabaya." Sengaja kupermak abis supaya lebih caem gaya motor ceper," bangga Ronny. Swing arm orsi lengser diganti merk posh agar makin sip. Piranti posh nggak berhenti sampai disitu, tuas rem belakang sampai baut gaul punya. Kalter mesin jadi kamulflase, disapu corak posh jadi bikin orang awam pangling kalter mesin made in Posh. Piranti ciet depan punya Kawak Ninja agar terkesan gagah. Makin sip corak posh ikutan nimbrung di sokbeker depan dipadu pelek TMT ukuran 160-17 dan belakang Rossi 185-17 bikin ngiler euy. " Warna Posh kuserahkan langsung pada Herry airbrush orang pertama pencipta corak posh," bangga Ronny. Mesin semi korek Kop tanpa mengalami pisau bubut sedangkan lubang masuk dan buang diperhalus agar pasokan bahan bakar makin ngacir." Karbu ngadopsi CBR yang kutebus 1,3 jeti," tutur Ronny yang nggak pingin kalah dengan semplakan drag bike. Piranti pengapian macam magnet terkena pisau bubut 2 mm. Rantai keteng sebagai penggerak noken as ngadopsi Kawak Kaze. Wahh…. tarikannya gak malu-maluin mocep nich. Gak heran jikalau semplakan milik anggota MC,S ini menjuarai kelas bebek serta maskot ceper di gelaran otomodify milik Otre." Target saya harus pulang bawa piala," ungkap Ronny, optimis. | ||
TUNEUP MOTOR
|
| ||
| |||
| |||
| |||